Belanda Galakkan Bahasa Inggris di Kampus
Belanda Galakkan Bahasa Inggris di Kampus
Senin, 21 januari 2008 | 05:08 WIB
Den Haag, Kompas - Untuk memikat para mahasiswa internasional, Pemerintah Belanda menggalakkan program pascasarjana berbahasa Inggris. Saat ini terdapat sekitar 1.300 program pascasarjana berbahasa Inggris.
Hal itu dikemukakan Direktur Komunikasi Netherlands Organization for International Cooperation in Higher Education (NUFFIC) Hanneke Teekens di kantornya di Den Haag, Belanda, akhir pekan lalu. Jumlah mahasiswa internasional di Belanda pada tahun ajaran 2006/2007 mencapai 49.750 orang.
Teekens mengatakan, memulai program master berbahasa Inggris bukan perkara mudah. Persoalannya tidak sekadar menyampaikan materi dalam bahasa Inggris. “Terdapat perbedaan besar antara sekadar berbahasa Inggris dan menggunakan bahasa tersebut dalam pengajaran. Awalnya banyak pengajar yang tidak menyukai kebijakan tersebut,” ujarnya.
Persoalan lainnya ialah masalah kultur yang berbeda dan tidak samanya sistem pendidikan antarnegara. Namun, seiring berjalannya waktu, mahasiswa dan pengajar mampu beradaptasi dan persoalan-persoalan tersebut pada akhirnya menjadi pembelajaran tersendiri bagi mahasiswa dan pengajar. Terlebih lagi, untuk dapat menjadi peserta program, setiap perguruan tinggi menyeleksi sendiri sesuai dengan kriteria mereka.
“Saat ini sejumlah pengajar malah senang mengajar di kelas internasional,” ujarnya.
Kehadiran mahasiswa internasional memberikan perspektif berbeda dalam berbagai diskusi di dalam kelas. Akan tetapi, Teekens mengatakan, pembiayaan pendidikan di Belanda sendiri tidak bergantung pada kehadiran mahasiswa internasional. Oleh karena, pendanaan ditanggung oleh negara dan swasta. (INE)
Subscribe to Info Lowongan CPNS PNS BUMN by Email

kirimkan lagi tentang info-info lowongan kerja, thanks
Comment by Agus — February 5, 2008 @ 12:33 pm